Pengertian Dokumentasi

Pengertian Dokumentasi - Dokumentasi adalah sebuah cara yang dilakukan untuk menyediaan dokumen-dokumen dengan menggunakan bukti yang akurat dari pencatatan sumber-sumber informasi khusus dari karangan/ tulisan, wasiat, buku, undang-undang, dan sebagainya. Dalam artian umum dokumentasi merupakan sebuah pencarian, penyelidikan, pengumpulan, pengawetan, penguasaan, pemakaian dan penyediaan dokumen. Dokumentasi ini digunakan untuk mendapatkan keterangan dan penerangan pengetahuan dan bukti. Dalam hal ini termasuk kegunaan dari arsip perpustakaan dan kepustakaan. Dokumentasi biasanya juga digunakan dalam sebuah laporan pertanggung jawaban dari sebuah acara.

DOKUMENTASI Menurut Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi (Nurhadi Magetsari dkk, 1992) :
bahan yang termasuk dalam jenis, bentuk, dan sifat apapun tempat informasi direkam
Rekaman yang ditulis atau dipahat, yang menyampaikan informasi berupa fakta
Karya yang direkam dalam suatu bahasa, simbol atau tanda2 lain
Rekaman informasi berbagai bentuk

Dokumentasi Adalah catatan yang dapat dibuktikan dan dijadikan bukti secara hukum.(tung palan,1983). Dokumen yang berisi data lengkap, nyata dan tercatat bukan hanya tentang tingkat kesakitan pasien, tetapi juga jenis dan kualitas pelayanan yang diberikan(fisbach, 1991). Secara umum dokumentasi merupkan suatu catatan otentik atau semua warkat asli yang dapat dibuktikan atau dijadikan bukti dalam persoalan hukum

Demikianlah pengertiandokumentasi, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Macam-macam Angket

Macam-macam Angket – Sebelumnya saya sudah membahas tentang pengertian angket, nah kali ini akan membahas macam-macam angket.
Dilihat dari cara memberikannya, angket dapat dibedakan:
Angket langsung
Yaitu bila angket itu langsung diberikan kepada responden yang ingin diselidiki . Jawaban diperoleh dari sumber pertama tanpa menggunakan perantara.
Angket tidak langsung
Yaitu bila angket itu disampaiakan kepada orang lain ang diminta pendapat tentang pendapat atau keadaan orang lain. Jawaban angket itu diperoleh dengan melalui perantara, sehingga jawabannya tidak dari sumber pertama.

Dilihat dari strukturnya, angket dapat dibedakan menjadi :
Angket berstruktur
Yaitu angket yang bersifat tegas, konkrit dengan pertanyaanpertanyaan yang terbatas dan menghendaki jawaban yang tegas dan terbatas pula.
Angket tak berstruktur
Dipergunakan apabila konselor menginginkan uraian lengkap dari subyek tentang sesuatu hal, di mana diminta uraian yang terbuka dan panjang lebar. Disampaikan dengan mengajukan pertanyaan bebas.

Demikianlah macam-macamangket, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian Angket

Pengertian Angket - Angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden. Angket merupakan sebuah pertanyaan-pertanyaan yang tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden tentang diri pribadi atau hal-hal yang ia ketahui. Tujuan penyebaran angket ialah mencari informasi yang lengkap mengenai suatu masalah dan responden tanpa merasa khawatir bila responden memberi jawaban yang tidaak sesuai dengan kenyataan dalam pengisian daftar pertanyaan. Disamping itu, responden mengetahui informasi tertentu yang diminta.

Angket adalah suatu alat pengumpul data yang berupa serangkaian pertanyaan yang diajukan pada responden untuk mendapat jawaban (Depdikbud:1975)

Angket adalah suatu daftar atau kumpulan pertanyaan tertulis yang harus dijawab secara tertulis juga ( WS. Winkel, 1987)

Angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan komunikasi dengan sumber data ( I. Djumhur, 1985 )

Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data yang tidak memerlukan kedatangan langsung dari sumber data ( Dewa Ktut Sukardi, 1983).

Pengertian angket adalah suatu alat pengumpul data yang berupa serangkaian pertanyaan tertulis yang diajukan kepada subyek untuk mendapatkan jawaban secara tertulis juga.

Demikianlah Pengertianangket, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian Wawancara

Pengertian Wawancara - Wawancara (interview) telah diakui sebagai teknik pengumpulan data/fakta (fact finding) dan banyak dilakukan dalam pengembangan sistem informasi. Wawancara adalah salah satu teknik pengumpulan data secara tatap muka langsung dimana pewawancara (interviewer) secara interaktif melakukan tanya jawab dengan orang yang diwawancarai (interview). Menurut Prof.Dr.Jogiyanto HM, MBA, Akt (2005:617).

Menurut Drs. Subiyanto Ibnu,Akt (1996:66) pengertian wawancara adalah sebagai berikut: “Wawancara (interview) dapat dilakukan dengan tatap muka secara langsung (personal interview) dan secara tidak langsung (dilakukan melalui telepon)”.

Jadi wawancara adalah teknik pengumpulan data/fakta yang dilakukan dengan tatap muka secara langsung (personal interview) dan secara tidak langsung (dilakukan melalui telepon). Kebaikan dari kedua cara ini adalah jaminan bahwa peneliti memperoleh informasi selengkap mungkin dan setepat yang diinginkan. Adapun kelemahan wawancara yaitu membutuhkan tenaga yang sangat banyak, sehingga biayanya sangat besar, kelemahan berikutnya pewawancara dianggap orang asing, sehingga responden belum tentu dapat diajak kerja sama.


Demikianlah Pengertian wawancara, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian Bagan Alir


Pengertian Bagan Alir - Bagan alir (flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) didalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.

Pengertian Bagan Alir Sistem
Bagan alir sistem (systems flowchart) merupakan bagan yang menujukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.

Pengertian Bagan Alir Dokumen
Bagan alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

Pengertian Bagan Alir Skematik
Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah bagan alir skematik selain menggunakan symbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar computer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbl-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.

Pengertian Bagan Alir Program
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.

Pengertian Bagan Alir Proses
Bagan alir proses (process flowchart) merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur.

Demikianlah PengertianBagan Alir, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian dan Jenis-Jenis Observasi


Pengertian dan Jenis-JenisObservasi - Observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan. Pada waktu melakukan observasi, analis sistem dapat ikut juga berpartisipasi atau hanya mengamati saja orang-orang yang sedang melakukan suatu kegiatan tertentu yang diobservasi.

ObservasiSystematic
Biasa disebut juga observasi terstruktur yaitu obsevasi dimana terdapat kerangka yang memuat faktor-faktor dan ciri-ciri khusus dari setiap faktor yang diamati. Dalam observasi sistematik isi dan luasnya observasi lebih terbatas yang disesuaikan dengan tujuan observasi biasanya telah dirumuskan pada awal penyusunan rancangan observasi, respon dan peristiwa yang diamati dapat dicatat secara lebih teliti, dan mungkin dikuantifikasikan.

ObservasiUnsystematic
Dilakukan tanpa adanya persiapan yang sistematis atau terencana tentang apa yang  akan diobservasi, karena peneliti tidak tahu secara pasti apa yang akan diamati. Dalam observasi ini, observer membuat rancangan observasi namun tidak digunakan secara baku seperti dalam observasi sistematik, artinya observer dapat mengubah objek observasi berdasarkan situasi lapangan

Observasi Eksperimental
Observasi eksperimental adalah observasi yang dilakukan dengan cara mengendalikan unsur-unsur penting ke dalam situasi sedemikian rupa, untuk mengetahui apakah perilaku yang muncul benar-benar disebabkan oleh faktor yang telah dikendalikan sebelumnya.

Observasi Natural
Observasi yang dilakukan pada lingkungan alamiah subjek, tanpa adanya upaya untuk melakukan control atau direncanakan manipulasi terhadap perilaku subjek

Observasi Partisipan
Orang yang mengadakan observasi turut ambil bagian dalam kehidupan orang-orang yang diobservasi. Umumnya untuk penelitian yang bersifat eksploratif. Menyelidiki perilaku individu dalam situasi sosial seperti cara hidup, hubungan sosial dalam pabrik-penjara dll

Observasi non Partisipan
Observasi non partisipan adalah metode observasi dimana observer tidak ambil bagian dalam peri kehidupan Observee.

Observasi Unobtrusive biasa disebut sebagai Unobtrusive measures
Un obtrusive methods – non reactive methods merupakan observasi yang tidak mengubah perilaku natural subjek. Dapat dilakukan dengan alat ataupun menyembunyikan identitas sebagai observer.

Observasi Formal
Ciri dari observasi formal mempunyai sifat terstruktur yang tinggi, terkontrol dan biasanya untuk penelitian. Dalam observasi formal, definisi observasi ditetapkan secara hati-hati, data disusun sedemikian rupa, observer dilatih secara khusus, dan reliabilitas antara pun sangatdijaga. Pencatatan-analisis-interpretasi menggunakan prosedur yang sophisticated.

Observasi Informal
Sementara observasi informal mempunyai sifat yang lebih longgar dalam hal kontrol, elaborasi, sifat terstruktur, dan biasanya untuk perencanaan pengajaran dan pelaksanaan program harian. Lebih mudah dan lebih berpeluang untuk digunakan pada berbagai keadaan. Observasi informal sering disebut juga naturalistic observation.

Demikianlah Pengertiandan Jenis-Jenis Observasi, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Bentuk dan Jenis Etnografi


Bentuk dan Jenis Etnografi – Setelah sebelumnya membahas pengertian pengertian etnografi, kali ini akan membahas bentuk dan jenis etnografi.

Bentuk etnografi menurut Muecke (1994) ada 4 jenis, yaitu:
Etnografi klasik
Meliputi penjelasan perilaku dan demonstrasi mengapa dan dalam keadaan apa mereka berperilaku, waktu dilapangan, observasi secara terus menerus, alas an perilaku, menjelaskan segala sesuatu tentang budaya.
Etnografi sistematis
Yang lebih mendeskripsikan stuktur dari budaya dari pada mendeskripsikan tentang seseorang dan social interaksinya, emosi dan materinya. Tipe ini melihat stuktur budaya tentang bagaimana mengatur jalan hidup dari kelompok yang diteliti.
Etnografi Interpretive atau hermeutic ethnography
Adalah untuk menemukan arti dari interaksi social yang diamati. Mempelajari budaya melalui analisa inferensial dan implikasi perilaku yang diketemukan.
Critical ethnography:
Dilakukan untuk mengkritik teori, peneliti dan anggota dari budaya untuk kemudian bersama-sama membuat skema cultural.

Sarantokos (1993) membagi jenis etnografi secara lebih sederhana menjadi 2 yaitu:
 Descriptive atau conventional ethnography
Yaitu deskripsi tentang budaya atau kelompok melalui analisa , pola yang tidak ditutupi, tipologi dan kategorisasi.
Critical ethnography
Bertujuan untuk mempelajari factor social yang makro (misalnya kekuasaan) dan mempelajari hal yang umum dan asumpsi agenda yang tersimpan.

Demikianlah bentukdan jenis etnografi, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli

Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli

Pengertian Etnografi Menurut Para Ahli - Etnografi mencari penjelasan baik aspek eksplisit budaya (bagaimana semua anggota menyadari dan menerima ) dan elemen lainnya (diluar kesadaran). Metode ini merupakan pendekatan favorit untuk penelitian antropologi sejak 100 tahun yang lalu dimana umumnya bertujuan untuk mengidentifikasi peran, ritual-ritual dan kepercayaan pada populasi yang diteliti (Morse, 1992).

Menurut Spradley,1980, Atkinson 1992, Wolcott 1997, etnografi adalah penjelasan tentang budaya dengan maksud untuk mempelajari dan memahami tentang kehidupan individu. Etnografi berarti belajar dari orang, yang menjelaskan secara langsung dari kultur dan subkultur individu tersebut.

Wolcott (1977) menjelaskan, etnografi adalah suatu metode khusus atau satu set metode yang didalamnya terdapat berbagai bentuk yang mempunyai karakteristik tertentu, termasuk partisipasi etnografer, memahami dan mengikuti kehidupan sehari-hari dari seseorang dalam periode yang lama, melihat apa yang terjadi, mendengarkan apa yang dikatakan, bertanya kepada mereka, dan pada kenyataannya mengumpulkan data apa saja yang ada.

Demikianlah Pengertian Etnografi, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.

Pengertian Etnografi

Pengertian Etnografi

Pengertian Etnografi - Etnografi adalah suatu deskripsi dan analisa tentang suatu masyarakat didasarkan pada penelitian lapangan sebagai data dalam penelitian, etnografi menyajikan data-data yang bersifat hakiki untuk semua penelitian antropologi budaya.

Etnografi adalah salah satu metode kualitatif yang tertua dari riset social. Metode ini sangat tepat untuk meneliti masalah budaya, dan biasanya selalu terpilih sebagai metode penelitian antropologi. Etnografi juga merupakan pendekatan kualitatif riset popular yang berfokus pada kultur/budaya. Selain sangat penting dalam penelitian antropologi, maka etnografi juga sesuai untuk penelitian keperawatan karena keperawatan berhubungan dengan manusia dan kulturnya.

Etnografi merupakan kegiatan riset yang harus dilakukan melalui pendekatan yang alamiah. Peneliti harus mengadopsi perilaku yang respek atau menghargai dunia social. Ada dua dasar yang dapat dipakai dalam mengumpulkan data etnografi yaitu interpretivism dan interactionism.
Interpretivism
Diperkenalkan sekitar tahun 1930-1940 sebagai reaksi terhadap empiris logical dan instrumental rasional dan sebagai pendekatan yang menyertai fenomenologi. Menurut Schutz (1967) pendekatan ini berfokus pada pengetahuan umum tentang berbagai masalah manusia. Selain itu, pendekatan interpretif fenomenologi mencari dan mengenal diri dan kehidupan social dalam kelompok (Strathern, 1981).
Symbolic interactionism
Adalah pendekatan teoritis kedua yang menurut Blumer, (1969) mempunyai tiga maksud yaitu (1)seseorang bereaksi ke arah objek dan berdasarkan pada arti dari objek itu terhadap dirinya, (2) Arti tersebut berasal dari hasil interaksi misalnya komunikasi, dan (3) Arti dibangun melalui proses interpretif.

Demikianlah Pengertian Etnografi, yang dapat saya berikan, sekian dan terima kasih.